Tips Agar Ramadhan Lebih Bermakna
......Marhaban yaa
Syahru Ramadhan, Marhaban yaa Syahrossyiaam....
Kurang Lebih sekitar 2 minggu lagi kita bakal menghadapi yang namanya Bulan Suci Penuh Berkah yaitu Bulan Ramadhan...Kira2..apa ja sih yang udah kita persiapkan untuk "perang" dibulan tersebut...? :)
Kita Tahu Bulan Ramadhan adalah bulan yang lebih baik dari seribu bulan. Artinya secara
logis bulan ini bisa menjadi penebusan dosa-dosa kita selama 1000 bulan
tersebut (83,33 tahun). Coba berkaca umur kita sekarang sudah berapa, kemudian
coba estimasikan dengan angka 83,33, pastinya ini telah akumulasi melewati
batas umur yang normalnya ada pada seorang manusia.Subhanalloh....
Hikmah dari ini,
esensinya bukan terletak pada seberapa banyak pahala yang dapat kita raup,
namun lebih kepada bagaimana kesungguhan dan keistiqomahan kita untuk melewati
setiap moment-moment berharga di bulan ramadhan tahun ini. Artinya orientasi
kita bukan hanya kepada hasil namun yang lebih penting adalah bagaimana kita
berproses untuk mencapai hasil tersebut.
Lantas bagaimana agar
ibadah ramadhan yang merupakan perjalanan proses ini menjadi lebih berharga dan
bertaburan kemuliaan. Saya memiliki beberapa tips yang semoga dapat membantu
untuk mencapai keberhargaan tersebut.
Luruskan
dahulu niat kita untuk menjalani ibadah-ibadah apapun di bulan suci ini.
Niatkan semata-mata karena Alloh SWT.
· Buatlah target atau
pencapaian apa yang ingin kita raih dibulan ramadhan ini dan jangan lupa untuk
menuliskannya.
Bisa ditulis di selembar kertas, buku
catatan kita atau yang lain. MULAILAH dari target yang sederhana bila belum
berani untuk membuat target yang lebih berat. Contoh target ini
bisa jadi seperti ini
- Tilawah minimal 1 jus
dalam sehari. Sehingga dalam 30 hari ramadhan bisa 1 kali khatam Qur’an.
- Sholat jama’ah minimal
3 kali dalam sehari.
- Sholat shubuh selalu
berjama’ah.
- Shalat tarawih yang
terjaga setiap malam ramadhan.
- Mulai menghafal qur’an
disamping tilawah biasa, bisa dengan memulainya dari surat-surat pendek pada
jus 30.
- Membantu orang tua
masak untuk berbuka atapun sahur.
- Olahraga setiap pagi.
- Mengirim sms tauchih
dua hari sekali.
- Senantiasa tersenyum
saat bertemu dengan orang lain, siapapun itu.
- Tidak menonton
tayangan-tayangan TV yang tidak bermanfaat.
- dsb.
Contoh tersebut hanya sebagai gambaran
secara umum saja. Silakan disesuaikan dengan kemampuan dan kesibukan kita
masing-masing. Intinya, adanya target-target seperti diatas sejatinya bukan
menjadi beban pemberat bagi kita, namun justru sebagai motivatorbagi
kita untuk menjadikan ramadhan ini lebih bermakna dan punya taste yang
spesial. Dan lagi target tersebut bisa menjadi do’a kita kepada Alloh
SWT.
· Hindari sedini mungkin
hal-hal yang bisa menyebabkan kita bermaksiat.
Saya sangat menyarankan terutama pada
diri sendiri agar sedini mungkin kita mendekati yang namanya maksiat. Karena
apabila kita telah dekat, maka biasanya sulit bagi kita untuk menghindar.
Contohnya adalah internet. Bila tidak
betul-betul perlu hindari penggunaan internet, baik untuk facebook, chatting
dsb. Yang jadi catatan adalh, bila tidak betul-betul perlu dan mendesak.
Internet bisa menjadi media termudah kita untuk bertemu dengan kamaksiatan.
Banyak gambar-gambar yang sebenarnya tidak kita inginkan akan tetapi tiba-tiba
ada di wall kita. Perlu kita ingat bahwa maksiat tidak hanya
berawal dari sebuah kesengajaan, namun bisa jadi dan mungkin sering terjadi
bahwa maksiat bermula dari seseatu yang tidak kita sengaja sebelumnya. Ingatlah
selalu ayatullah berikut
“ Dan janganlah kamu mendekati zina, Sesungguhnya zina itu
adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk “ (Al Isra’ ayat
32)
· Penuhi waktu-waktu
kosong kita dengan aktivitas-aktivitas yang positif, meskipun itu
aktivitas yang ringan.
Pernah ada sahabat yang mengatakan
bahwa kalau kita tidak mencoba untuk memenuhi waktu luang kita dengan ibadah
atau hal posiitif lainnya, maka opsi keduanya adalah syetan yang akan
memenuhinya. Na’uzubillahiminzaliik....
· Cobalah menghiasi
lisan ini dengan berdzikir, entah saat kita sedang berada diatas motor, sedang
berjalan ke masjid, sedang tiduran dsb.
Akan tetapi saya mengingatkan agar
jangan melakukan hal ini saat kita di toilet/ WC, karena ini bukalah tempat
yang suci untuk berdzikir, meskipun dilafalkan didalam hati.
Selanjutnya saya
berharap semoga ramadhan tahun ini bisa kita jalani dengan lebih khusyu’ dan
dengan kualitas yang jaaaauuuh lebih baik dari tahun-tahun
sebelumnya..amiin
Barokalloh dan semoga
bermanfaat !
